Elite secara etimologis berasal dari kata eligere, yang berarti memilih. Kata "elite" menunjuk pilihan, pilihan bangsa,budaya,kelompok usia,dan orang-orang yang menduduki posisi yang lebih tinggi. Dengan kata lain, elite adalah sekelompok kecil orang dalam masyarakat yang memegang posisi dan peranan penting. Menurut Pareto,umumnya elite berasal dari kelas yang sama, yaitu orang-orang kaya dan pandai yang mempunyai kelebihan dalam matematika, bidang musik, karakter moral dan sebagainya. Membagi masyarakat dalam dua kelas. Pertama , lapisan atas, yaitu elite yang memerintah( governing elite) dan elite yang tidak memerintah ( nongoverning elite) . Kedua, lapisan lebih rendah ( nonelite). Dari beberapa pandangan, dapat disimpulkan bahwa elite mempunyai kedudukan utama atau dominan dalam struktur masyarakat. Kedudukan tersebut didasarkan atas kemampuannya dalam membentuk atau menciptakan nilai-nilai yang diakui dan dihargai tinggi oleh masyarakat. Secara umum, terdapat tiga ...
Menurut Charles F. Audrain mendefinisikan kekuasaan sebagai penggunaan sejumlah sumber daya (aset, kemampuan) untuk memperoleh kepatuhan (tingkah laku menyesuaikan) dari orang lain. Kekuasaan dibedakan dengan kewenangan. Hal ini karena kewenangan adalah kekuasaan, tetapi kekuasaan tidak selalu berupa kewenangan. Kewenangan merupakan kekuasaan yang memiliki keabsahan, sedangkan kekuasaan tidak selalu memiliki keabsahan. Kekuasaan merupakan gejala yang lumrah dan terdapat dalam setiap masyarakat, dalam semua bentuk hidup bersama. Dalam bagian lain, Charles F. Andrian mengemukakan bahwa sumber kewenangan seseorang atau kelompok untuk memerintah dapat berasal dari hal berikut: Hak memerintah berdasarkan dan tradisi yaitu kepercayaan yang telah berakar dan dipelihara terus menerus dalam masyarakat. Hak memerintah berasal dari Tuhan, dewa, atau wahyu Hak memerintah berasal daribkualitas pribadi sang pemimpin Hak memerintah berasal dari sumber yang bersifat instrumental...
A. Pendahuluan Upaya oleh para ahli politik sejak zaman klasik yaitu dalam istilah monarki, aristokrasi, dan demokrasi serta para pemikir modern, seperti F.X. Sutton yang menjelaskan fenomena masyarakat dalam perspektif sistem, sekalipun tidak secara khusus menjelaskan "teori sistem" sebagaimana dilakukan oleh David Easton. Pengertian sistem politik menurut David Easton masih memegang posisi kunci dalam studi politik negara. Sementara itu, pengertian struktural fungsional dari Gabriel Almond mempertajam konsep David Easton. Sistem adalah kesatuan seperangkat struktur yang memiliki fungsi masing-masing untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem politik adalah kesatuan (kolektivitas) seperangkat struktur politik yang memiliki fungsi masing-masing untuk mencapai tujuan suatu negara. Pendekatan sistem politik diajukan untuk memberi penjelasan yang bersifat ilmiah terhadap fenomena politik. Dalam pendekatan sistem politik, masyarakat...
Komentar
Posting Komentar